Sungguh apabila tidak ada orang yang melaksanakan amar makruf nahi munkar, suatu perintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal kebaikan dan mencegah hal-hal buruk bagi masyarakat, maka kebodohan dan kesesatan akan merajalela.
Di sekitar kita dalam keseharian disadari atau tidak masih banyak dijumpai berbagai macam kerusakan dan kesesatan yang melanggar ketentuan agama dan negara terjadi, tidak terkecuali dilakukan oleh mereka yang seharusnya menjadi pemimpin dan teladan masyarakatnya.
Seorang muslim tidak hanya melakukan amal
saleh dan meninggalkan maksiat, tapi juga berkewajiban peduli atas kerusakan ketidakbaikan di masyarakat dan sekitarnya, dengan mengingatkan dan memerbaiki sesuai kewenangan dan kemampuannya..”Wajiblah di antara kamu semua itu suatu ummat (golongan) yang mengajak kepada kebaikan, menyuruh yang ma’ruf dan melarang yang munkar. Mereka itulah orang-orang yang berbahagia, “ (QS Ali Imra :104).
Abu Bakar, sahabat setia Rasulullah pertamakali dalam pidato politiknya mengatakan; “Wahai rakyat, aku dipilih memimpin kalian bukan berarti terbaik dari kalian. Kalau aku benar, dukunglah dan kalau salah, luruskan. Kejujuran adalah amanat, kebohongan adalah khianat. Orang kuat di antara kalian adalah orang lemah di sisiku sampai kuambilkan hak daripadanya. Orang lemah di antara kalian adalah kuat di sisiku sampai kuambilkan hak untuknya, InsyaAllah. Tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad di jalan Allah, melainkan ditimpakan kehinaan. Tidaklah suatu kebejatan melanda suatu bangsa, kecuali Allah akan meratakan siksaannya. Taatlah kepadaku, selama aku taat kepada Allah. Bila aku melanggar Allah dan Rasul-Nya, tidak usah ditaati. Lakukanlah shalat kalian semoga Allah merahmati kalian.“
Umar bin Khatab juga sahabat Rasulullah dalam satu khotbahnya berkata; “Barangsiapa mendapatkan ketidakberesan padaku, hendaklah diluruskan.” Tiba-tiba berdiri seseorang berani mengatakan; “Sungguh kalau Anda tidak beres, kami akan luruskan dengan pedang kami.” Mendengar itu Umar tidak marah dan berkata; “Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah menjadikan di antara umat Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam ada yang berani meluruskan Umar dengan pedangnya.”
Wallohu a’lam bishshawab
(Nuchasin Soleh)
Source ://www.harianterbit.com/
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Amar Makruf Nahi Munkar"
Posting Komentar